dailyinfo – Setelah sukses diterapkan di Jepang, sistem pembayaran digital QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) dipastikan bisa digunakan di China pada akhir tahun 2025. Kebijakan ini disambut positif oleh berbagai kalangan, terutama para pelaku usaha dan wisatawan Indonesia yang sering bepergian ke luar negeri. Dengan integrasi ini, pengguna QRIS tidak perlu repot menukar uang tunai atau menggunakan kartu kredit internasional, karena transaksi bisa dilakukan langsung lewat aplikasi pembayaran dalam negeri.
Mempermudah Wisatawan dan Pebisnis Indonesia
China menjadi salah satu destinasi populer bagi wisatawan maupun pebisnis Indonesia. Dengan adanya QRIS lintas negara, wisatawan dapat lebih mudah bertransaksi di hotel, restoran, hingga pusat perbelanjaan tanpa harus membawa banyak uang tunai. Sementara itu, para pebisnis akan lebih praktis dalam melakukan pembayaran, baik untuk keperluan logistik maupun kebutuhan lain yang mendukung kerja sama bilateral. Kehadiran sistem ini sekaligus memperkuat hubungan ekonomi kedua negara.
Kolaborasi Sistem Pembayaran Internasional
Bank Indonesia bersama otoritas keuangan China melakukan kerja sama untuk menghubungkan infrastruktur pembayaran digital kedua negara. QRIS nantinya bisa digunakan di merchant yang terintegrasi dengan sistem pembayaran lokal China, seperti Alipay dan WeChat Pay. Langkah ini menjadi bagian dari strategi regionalisasi sistem pembayaran yang sudah dimulai di kawasan Asia Tenggara. Setelah Jepang dan kini China, diperkirakan negara lain juga akan menyusul dalam waktu dekat.
Mendukung Efisiensi dan Transparansi Transaksi
Selain memberikan kemudahan, penggunaan QRIS lintas negara juga diyakini meningkatkan efisiensi dan transparansi transaksi. Semua catatan pembayaran tercatat secara digital, sehingga lebih aman dari risiko kehilangan maupun pemalsuan. Keuntungan lain adalah nilai tukar mata uang dapat dihitung secara real-time, sehingga pengguna tidak perlu khawatir dengan perbedaan kurs. Ini menjadikan sistem pembayaran lebih adil dan mengurangi biaya tambahan yang biasanya muncul dalam transaksi internasional.
Harapan untuk Ekspansi ke Negara Lain
Kehadiran QRIS di China menjadi langkah penting dalam mewujudkan integrasi pembayaran global yang lebih luas. Pemerintah Indonesia berharap keberhasilan ini dapat diperluas ke negara-negara lain, terutama yang menjadi mitra dagang utama. Dengan begitu, manfaatnya tidak hanya dirasakan wisatawan, tetapi juga pelaku usaha skala kecil hingga besar. Media ekonomi menilai perkembangan ini akan menjadi momentum penting dalam mendukung ekonomi digital Indonesia, sekaligus meningkatkan daya saing regional. Beberapa komunitas bisnis bahkan membahasnya di forum daring seperti otomotifmotorindo yang juga sering menyoroti inovasi teknologi finansial.
