Antrean Panjang di Planetarium Jakarta
Antusiasme masyarakat terhadap Planetarium Jakarta kembali terlihat jelas pada Minggu, 4 Januari 2026. Antrean panjang mengular di depan gedung Planetarium yang berada di kawasan Taman Ismail Marzuki (TIM), sejak pagi hari.
Warga terlihat berbondong-bondong datang untuk menyaksikan pertunjukan simulasi pergerakan bintang, planet, dan benda langit lainnya yang ditampilkan melalui layar berbentuk kubah. Dalam pantauan Media Indonesia, sebagian pengunjung bahkan sudah mengantre sejak pukul 07.00 WIB demi mendapatkan tiket on the spot yang jumlahnya terbatas.
Rela Datang dari Luar Kota
Tingginya minat membuat banyak pengunjung rela datang dari luar Jakarta. Salah satunya Singgih Widigdya (36), warga asal Banten, yang datang bersama istri dan tiga anaknya. Ia mengaku tiba di Planetarium sejak pagi demi mengamankan tiket.
“Hari ini kebetulan saya ke Planetarium berlima sama istri dan ketiga anak saya. Kami bela-belain dari Banten dan sudah sampai di sini sekitar jam 07.00 WIB buat dapet tiket masuk Planetarium,” ujar Singgih.
Meski harus mengantre hingga sekitar lima jam, Singgih tetap merasa puas karena bisa mengajak anak-anaknya berlibur sekaligus belajar astronomi.
Nostalgia dan Edukasi Jadi Alasan Utama
Bagi Singgih, kunjungan ke Planetarium bukan sekadar wisata, tetapi juga sarana edukasi dan nostalgia. Ia mengaku pernah mengunjungi Planetarium Jakarta saat masih duduk di bangku SMP pada 2004, sebelum akhirnya tempat tersebut tutup dalam waktu lama.
“Selain edukasi buat anak, ke planetarium ini juga ajang nostalgia masa lalu. Sekarang sudah buka lagi, jadi kayaknya momentum yang pas untuk mencoba planetarium lagi,” katanya.
Tiket Online Selalu Habis
Pengalaman serupa juga dirasakan Putri Azizah (32), warga Jakarta Utara, yang datang bersama suami dan anaknya. Putri mengaku sudah beberapa pekan mencoba mendapatkan tiket secara online, namun selalu kehabisan.
“Sudah dari beberapa pekan lalu ‘war’ tiket online tapi selalu kehabisan. Hari ini akhirnya maksain buat antre tiket on the spot,” tuturnya.
Putri harus menunggu lebih dari lima jam hingga akhirnya mendapatkan tiket. Meski melelahkan, ia menilai sistem antrean di lokasi sudah cukup tertata dengan baik.
Harapan Penambahan Kuota Tiket
Di tengah antusiasme tinggi, Putri berharap ke depannya pengelola dapat menambah kuota tiket agar antrean panjang bisa dikurangi. Menurutnya, keterbatasan kapasitas menjadi penyebab utama membludaknya antrean.
“Harapannya kapasitasnya bisa ditambah ya. Sistem tiketnya sebenarnya sudah rapi, baik online maupun langsung, tapi karena kapasitas terbatas jadi mau enggak mau antre panjang,” ujarnya.
Planetarium Kembali Dibuka Setelah 13 Tahun
Sebagai informasi, Planetarium Jakarta kembali dibuka sejak 25 Desember 2025 setelah sempat tutup sekitar 13 tahun. Saat ini, Planetarium beroperasi setiap Selasa hingga Minggu dengan menghadirkan empat pertunjukan per hari.
Tiket dapat diperoleh melalui pemesanan online dengan kuota sekitar 90 tiket, serta pembelian langsung di lokasi dengan kuota yang sama. Tingginya minat masyarakat membuat tiket, baik online maupun offline, kerap habis dalam waktu singkat.
Antusiasme Tinggi Wisata Edukasi
Membludaknya pengunjung menunjukkan bahwa Planetarium Jakarta masih menjadi destinasi wisata edukasi favorit warga. Selain menawarkan hiburan, pertunjukan astronomi di Planetarium juga dinilai memberikan pengalaman belajar yang menarik bagi anak-anak maupun orang dewasa.
Dengan antrean yang bisa mencapai berjam-jam, pengelola diharapkan dapat terus melakukan evaluasi agar pengalaman pengunjung tetap nyaman seiring meningkatnya minat masyarakat.
Baca Juga : Planetarium Jakarta Kembali Buka Ini Jadwal dan Harga Tiket
Cek Juga Artikel Dari Platform : kabarsantai

